Skip to main content
Kenali 6 Ciri Driver Transportasi Online Pengguna Fake GPS

Kenali 6 Ciri Driver Transportasi Online Pengguna Fake GPS

Seperti yang diketahui bahwa Fake GPS adalah aplikasi tambahan yang digunakan oleh pelaku online untuk menyamarkan posisi aslinya. Dengan teknologi tersebut, para driver ojek online sering memanfaatkan kelebihan dari Fake GPS untuk mendapat orderan lebih banyak.

Meskipun begitu, penyedia transportasi online sangat membenci para mitranya yang menggunakan aplikasi Fake GPS. Pihak penyedia menilai bahwa penggunaan aplikasi tambahan ini bisa merugikan banyak orang. Mulai dari rekan sesama driver, customer bahkan peyedia layanan juga ikut merugi dengan adanya driver fake GPS ini.

Oleh karena itu, penyedia layanan tranportasi online terus mengembangkan teknologi dan memperbarui sistemnya guna memerangi keberadaan aplikasi fake GPS.

Diharapkan, sesama pengguna aplikasi (driver) serta konsumen transportasi online memperhatikan dengan baik, jika terdapat kejanggalan atau menemukan kecurigaan kepada driver pengguna fake GPS, diharapkan lapor kepada penyedia layanan.

Untuk mengetahui ciri-ciri driver online pengguna Fake GPS, Gojekblog akan mengulas secara global ciri-ciri driver online penguna Fake GPS sebagai berikut.

6 Ciri Umum Driver Transportasi Online Pengguna Fake GPS

1. Aplikasi Gojek Driver Berbeda Pada Umumnya

contoh mod gojek driver dan mod grab driver

Ciri paling dasar pengguna aplikasi fake GPS adalah aplikasi driver berbeda dengan aplikasi penyedia transportasi online pada umumnya. Aplikasi ini sering disebut dengan aplikasi MOD.

Umumnya terdapat perbedaan antara aplikasi original dengan aplikasi Mod. Karena aplikasi mod ini merupakan aplikasi modifikasi yang dikhususkan untuk mendapat orderan lebih banyak.

Dalam aplikasi mod terdapat pengaturan yang berbeda, seperti pengaturan jarak order, pemilihan jenis order serta sistem yang melindungi penggunaan aplikasi Fake GPS agar tidak terdeteksi oleh sistem penyedia aplikasi transportasi online.

2. Ada Notifikasi Aplikasi Tambahan di Menu Bar

Bagi pengguna aplikasi driver original, umumnya notifikasi di menu bar hanya terdapat 2 notifikasi, yakni : notifikasi aplikasi driver dan notifikasi GPS. Kedua notifikasi ini mempunyai logo yang sama, karena GPS pada smartphone dipakai oleh aplikasi driver online.

Namun berbeda bagi pengguna Fake GPS, logo GPS pada menu bar smartphone akan berbeda dengan aplikasi driver. Logo GPS akan mengikuti logo aplikasi Fake GPS, karena penggunaan GPS pada smartphone akan mengikuti lokasi yang ditunjukkan oleh Fake GPS, bukan lokasi sebenarnya driver.

Baca :  Benarkah Hapus Cache Dan Hapus Data Aplikasi Gojek Bikin Akun Jadi Gacor?

3. Driver Jarang Berkumpul Dengan Driver Pengguna Aplikasi Original

Karena pengguna Fake GPS ini cukup merugikan bagi sesama driver yang tidak menggunakan aplikasi tambahan, maka kebanyakan dari driver pengguna Fake GPS lebih banyak menyendiri ataupun hanya berkumpul dengan driver sesama pengguna Fake GPS.

Namun bukan berarti driver yang menyendiri selalu identik dengan Fake GPS. Bisa saja memang dengan menyendiri merupakan strategi driver untuk mendapatkan orderan. Karena dengan banyaknya driver dalam satu tempat, potensi mendapatkan order juga akan berkurang seiring banyaknya driver di lokasi tersebut.

4. Biasanya Fake GPS Dipasang Dekat Resto

Pengguna Fake GPS biasanya memasang lokasi Fake GPSnya dekat dengan resto Go Food yang ramai order. Bahkan ada yang memasang tepat di spot lokasi resto yang terdaftar di aplikasi. Harapannya agar sering mendapat orderan Food yang mana memiliki sedikit resiko serta memiliki perolehan poin atau berlian yang besar dari pada orderan lainnya.

Orderan Food dianggap lebih nyaman  bagi pengguna Fake GPS, sebab driver tidak terlalu dikejar waktu saat pesan makanan. Driver juga bisa pesan by phone sebelum menuju ke lokasi sebenarnya.

Berbeda jika dapat orderan jemput penumpang, selain ribet dalam mengembalikan posisi GPS sebenarnya, juga driver akan buru-buru dalam penjemputan. Karena lokasi driver yang sebenarnya bisa saja jauh dari lokasi yang ada di aplikasi.

5. Terkadang Posisi Driver Pada Aplikasi Tidak Masuk Akal

Pengguna atau driver bisa mengetahui ada driver transportasi online dengan menggunakan aplikasi customer. Anda bisa cek driver yang aktif di lokasi dekat Anda dengan cara seperti order Go-Ride atau Grab Bike.

Pada pemilihan lokasi jemput, Anda bisa melihat logo sepeda motor yang menandakan ada driver aktif pada lokasi tersebut. Anda bisa mengetahui pengguna Fake GPS dengan cara tersebut.

Baca :  Karena 5 Alasan Ini ? Ojek Online Cocok Menjadi Pahlawan Zaman Now

Jika dalam aplikasi terdapat driver aktif, namun kenyataannya tidak ada seorangpun di sana. Maka bisa di pastikan kalau driver tersebut pengguna fake GPS. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa logo tersebut merupakan history driver yang kebetulan baru lewat di lokasi Anda.

Namun jika terdapat driver yang diam diposisi tersebut dalam waktu yang lama dan kenyataannya tidak ada driver satupun di lokasi tersebut. Baru Anda bisa menyimpulkan bahwa driver tersebut pengguna fake GPS.

Terkadang peletakkan fake GPS ini tidak masuk akal, seperti berada di tengah-tengah gedung, tengah-tengah rel kereta api atau di tengah pusat pembelanjaan atau mall. Anda bisa menyimpukan bahwa driver itu pengguna Fake GPS karena posisi driver memang tidak masuk akal untuk disebut mangkal.

Namun ada kasus lain, beberapa smartphone driver online yang lokasi GPSnya berubah-ubah.  Padahal mereka tidak menggunakan aplikasi tambahan, namun terlihat logo driver di aplikasi bergerak dengan sendirinya.

6. Saat Dapat Order, Driver Memberi Alasan Menunggu Yang Terlalu Lama

Pengguna fake GPS biasanya berada agak jauh dari lokasi yang sebenaranya dia berada. Susahnya jika mereka mendapatkan order Go-Ride atau GrabBike yang mengharuskan mereka untuk menjemput penumpang.

Biasanya, karena letak lokasi sebenarnya yang jauh, mereka beralasan untuk menunggu. Alasan mereka tidak masuk akal yakni suruh nunggu 10 sampai 20 menit, padahal lokasi di aplikasi hanya 1-2 km yang bisa ditempuh hanya dalam waktu 2 sampai 3 menit.

***

Dengan mengenali ciri-ciri driver pengguna aplikasi Fake GPS, Anda bisa melaporkan kepada penyedia layanan bila terdapat kecurigaan seperti ciri-ciri di atas.

Namun yang harus digaris bawahi, Anda harus memiliki bukti kuat untuk hal ini, sebab yang Anda laporkan adalah seorang pejuang keluarga yang menghabiskan waktunya di jalanan.

Jangan sampai pilihan Anda untuk melapor, justru membuat driver yang tidak bersalah terkena sanksi hingga pemutusan mitra. Kenali lebih jauh dan sertakan bukti kalau driver tersebut memang pengguna fake GPS, barulah Anda termasuk orang bijak dalam penggunaan teknologi.

Salam Satu Aspal

Share This :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *