Skip to main content
Wajib Install! 4 Aplikasi Pendukung Driver Ojek Online Biar On-Bid Lancar

Wajib Install! 4 Aplikasi Pendukung Driver Ojek Online Biar On-Bid Lancar

Seperti yang kita ketahui bahwa Ojek online merupakan sebuah transportasi yang menggunakan internet dan sebuah aplikasi online untuk memesannya. Dengan kemajuan teknologi, kini untuk mencari tukang ojek tidak harus pergi ke pangkalan, namun dengan melalui smartphone yang terhubung dengan internet, Anda bisa mendapatkan tukang ojek bahkan dari rumah.

Gambaran umumnya, pelanggan memesan dengan aplikasi customer, kemudian driver  terdekat akan mendapat notifikasi di aplikasi driver bahwa ada pelanggan yang membutuhkannya. Driver dapat memilih untuk menerima atau menolak order. Jika diterima, di aplikasi ojek online akan memberikan informasi lokasi jemput dan tujuan pelanggan serta informasi biaya yang transparan.

Dari melihat gambaran umum di atas, sebenarnya cara kerja driver ojek online itu hanya dengan menunggu order pelanggan masuk melalui aplikasi. Namun  yang terajdi di lapangan, untuk mendapatkan order dari pelanggan tidak cukup hanya dengan menunggu saja. Karena terdapat persaingan yang sengit antara driver dalam memperebutkan order.

Setiap driver memiliki strategi on-bid yang berbeda-beda dalam mendapatkan orderan. Ada yang berangkat lebih pagi dari pada driver lainnya. Ada juga yang terus “mobile” dengan keliling jalanan agar mendapat kesempatan mendapat order lebih banyak. Ada pula yang memiliki strategi dengan menunggu di sekitar lokasi resto yang sudah bekerja sama dengan aplikasi ojek online dan banyak lagi yang lainnya.

Apapun strateginya, Asalkan dilakukan dengan benar (sesuai SOP) serta tidak melakukan tindakan kecurangan seperti menggunakan aplikasi tambahan, fake GPS maupun order fiktif. Namun ada loh aplikasi smartphone yang cukup berguna untuk kelancaran on-bid ojek online tiap hari.

Berikut 4 aplikasi yang wajib diinstall untuk kelancaran on-bid driver ojek online.

1. Aplikasi Penguat Sinyal

aplikasi penguat sinyal

Namanya juga ojek online, yang mana semua pekerjaan dan transaksi akan berhubungan dengan teknologi internet. Memiliki jaringan internet yang kuat merupakan modal utama seorang driver ojek online.

Semakin stabil dan kuat jaringan internet pada smartphone driver, maka potensi mendapat orderan juga semakin besar. Sebaliknya, jika jaringan internet pada smartphone driver jelek, maka driver akan sulit untuk mendapatkan order.

Apalagi jika driver tersebut berkumpul dengan banyak driver dalam suatu tempat. Peluang terbesar mendapat order adalah driver yang memiliki riwayat serta rating yang baik, setelah itu penentuannya ditentukan oleh kuatnya jaringan internet smartphone driver.

Kuatnya jaringan internet tidak selalu dikarenakan oleh provider seluler, namun type smartphone juga bisa mempengaruhi kuatnya sinyal intenet. Dengan spesifikasi smartphone type baru, tentu memiliki kekutan sinyal internet yang lebih bagus dari pada spesifikasi smartphone type lama.

Baca :  Cara Mudah Downgrade Aplikasi Go-Jek Driver Terbaru Ke Versi Yang Lama 2019

Nasmun bukan berarti setiap driver harus memakai smartphone type baru. Sebab memakai type smartphone lama juga masih bisa bersaing dengan smartphone baru. Salahs atunya dengan mestabilkan sinyal internet dengan aplikasi penguat sinyal.

Dengan aplikasi penguat sinyal, sinyal internet yang labil bisa lebih stabil dengan aplikasi ini. Cara kerja aplikasi ini adalah dengan mereset ulang jaringan internet smartphone kemudian memberikan penguatan sinyal dalam kurun beberapa menit.

Aplikasi ini sangat berguna bagi smartphone yang memiliki jaringan internet yang lemah dan menstabilkannya. Ada berbagai aplikasi penguat sinyal di Playstore, antara lain Penguat Sinyal Jaringan, HSPA + Optimizer, 4G LTE Signal Booster dan sebagainya

2. WhazApp Go

aplikasi WhazApp Go

Hampir setiap pengguna smartphone di Indonesia menggunakan aplikasi WhatsApp sebagai alat komunikasi dan chat sehari-hari. Selain fitur layanannya yang lengkap, penggunaan aplikasi whatsapp juga cukup mudah dalam pengaplikasiannya.

Bagi driver ojek online, komunikasi kepada pelanggan merupakan standart prosedur dalam pelaksanaan menerima order. Selain mengkonfirmasi alamat, komunikasi juga diperlukan agar tidak terjadi kesalahan. Misalnya dalam membelikan pesanan.

Komunikasi dalam ojek online bisa melalui chat di aplikasi ojek online maupun melalui telepon.  Namun terkadang ada sebagian pelanggan yang malas membalas chat melalui aplikasi. Maka kewajiban driver adalah dengan telepon langsung ke nomer telepon pelanggan.

Namun jika itu dilakukan berulang kali dalam sehari, tentu butuh modal pulsa yang cukup besar untuk bisa telepon ke pelanggan. Apalagi setiap pelanggan tidak selalu menggunakan provider seluler yang sama dengan provider seluler yang digunakan driver.

Maka untuk mensiasati membengkaknya tagihan pulsa, jauh lebih murah jika menghubungi melalui aplikasi whatsapp. Untuk bisa telepon melalui WhatsApp, driver harus menyimpan nomor telepon pelanggan terlebih dahulu agar bisa terhubung dengan WhatsApp.

Namun Ada cara yang lebih praktis, yakni menggunakan aplikasi WhazApp Go. WhazApp Go merupakan aplikasi penghubung obrolan whatsapp dengan seseorang tanpa harus menyimpan nomor telepon terlebih dahulu.

Anda cukup memasukkan nomor telepon pelanggan di aplikasi whazApp Go, maka otomatis akan terhubung ke obrolan Whatsapp jika nomer tersebut terdaftar di WhatsApp. Aplikasi WhazApp Go juga mudah pengaplikasiannya dalam aplikasi ojek online. Anda cukup tekan telepon, maka otomatis ada pilihan selain telepon secara umum. Anda bisa pilih chat nomer tersebut atau melakukan pangilan via WhatsApp.

Baca :  Cara Top Up Saldo Go-Pay Driver Via Rekening Ponsel di Smartphone

3. Aplikasi Ojek Online Customer

Perlukah driver ojek online menggunakan aplikasi ojek online customer juga? Tidak hanya berguna bagi pelanggan, aplikasi ojek online customer juga berguna bagi driver. Bukan hanya untuk order ojek online,  aplikasi ojek online customer juga bisa digunakan untuk melihat posisi driver yang sedang on-bid dalam wilayah tersebut.

Penggunaan aplikasi ojek online customer juga memungkinkan driver bisa menikmati promo-promo menarik. Seperti di aplikasi Gojek yang mengkhususkan promo cashback untuk pembelian pulsa dan token listrik melalui aplikasi, maupun voucer diskon belanja di merchant yang terdaftar kepada driver yang menggunakan aplikasi Gojek customer dengan nomer telepon yang sama.

Selain itu, aplikasi ojek online customer juga bisa digunakan sebagai alat pengembalin uang kecil kepada customer. Misalnya driver tidak memiliki uang kecil sebagai pengembalian, driver bisa mengembalikan uang pelanggan dengan transfer uang cashless melalui aplikasi.  

Meskipun berguna banget, jangan digunakan untuk melakukan order fiktif yah.  Sebab selain merugikan, tentu pada akhirnya akan berimbas pada akun driver juga. Terutama jika nomer telepon yang terdaftar sama dengan nomer telepon yang terdaftar sebagai driver.

4. Aplikasi Top Up Saldo Sendiri

Top up saldo aplikasi merupakan rutinitas sehari-hari bagi driver. Sebab saldo aplikasi merupakan modal bagi seorang driver ojek online saat on-bid. Seperti di Grab dan Nujek, yang mana saldo aplikasi harus terisi terlebih dahulu, sebagai syarat untuk mendapatkan orderan.

Tidak beda di aplikasi Gojek, jika saldo Gopay Driver dalam kondisi minus, maka driver juga akan kesulitan mendapatkan orderan. Bukan tidak mungkin mendapatkan orderan, hanya saja dalam prosesnya di lapangan, banyak driver yang akan kesulitan mendapatkan orderan lagi (terutama order GoFood) disaat saldo Gopay Driver minus.

Biasanya driver melakukan top up saldo aplikasi di merchant seperti Alfamart dan Indomaret. Namun hal ini membutuhkan waktu dan biaya tambahan untuk itu. Akan lebih praktis jika driver bisa melakukan top up saldo aplikasi melalui smartphonenya sendiri.

Dengan menggunakan aplikasi e-Banking, driver bisa melakukan top up kapanpun dan dimanapun mereka mau. Namun driver harus membuka rekening Bank terlebih dahulu untuk bisa menggunakan aplikasi e-Banking.

Nah, itulah 4 aplikasi yang wajib di install oleh driver ojek online guna kelancaran saat on-bid. Terutama untuk aplikasi WhazApp Go. yang sangat cocok untuk driver ojek online.

Karena aplikasi WhazApp Go bisa digunakan untuk meminimalisir order fiktif yang sering terjadi di kalangan ojek online. Dengan mengetahui nomer telepon telah terdaftar di WhatsApp, tentu hal ini bisa menyakinkan Anda bahwa order yang dijalankan 80 % order real.

Salam Satu Aspal

Share This :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *