Skip to main content
kosa kata unik dalam dunia ojek online

Arti Kosa Kata Unik Dalam Dunia Ojek Online Yang Wajib Anda Tahu Sebagai Driver

Kehidupan seorang ojek online memang sangat menarik untuk ditelusuri lebih dalam. Berbagai kisah keseharian mitra ojek online juga sering ramai dan tersebar di media sosial.

Di balik senyuman mitra driver saat memberikan pelayanan pada pelanggan, terkadang banyak kisah pilu yang dialami oleh mitra driver.

Dari mulai sulitnya mendapatkan order, bentrokan dengan ojek konvensional hingga dilema saat target untuk mendapatkan bonus insentif tidak tercapai.

Namun terkadang ada juga kisah lucu dan sedikit nyeleneh yang dialami oleh mitra driver. Seperti mendapat pelanggan yang genit hingga beruntung mendapatkan orderan dari selebritis indonesia.

Namun kembali lagi bahwa mitra ojek online melakukan pekerjaannya tidak semata untuk iseng  ataupun sebagai penghasilan tambahan saja. Banyak di antara mereka yang menjadikan pekerjaan ini sebagai pekerjaan utama dalam mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Mereka rela menunggu orderan dengan sabar mulai dari pagi hingga malam hari. Menjalankan orderan dengan senyuman meskipun diterik matahari yang menyengat ataupun diguyur hujan yang melanda.

Maka dari itu, sepertinya memang menarik untuk membahas keseharian ojek online lebih dalam. Seperti tentang istilah kata unik dan gaul yang dipakai mitra ojek online dalam kesehariannya.

Berikut kosa kata unik dan menarik yang sering terdengar dalam dunia ojek online.

1. Gacor Dan Gagu

Kisah Mulyono ‘Driver 001’ Driver Go-Jek Pertama di Indonesia
Image by : jakarta.tribunnews.com

Istilah “Gacor” merupakan kata baru yang tidak akan ditemukan di kamus KBBI. Istilah gacor hanya ada  dalam dunia ojek online saja.

Gacor merupakan sebutan bagi mitra driver yang sering mendapatkan orderan setiap harinya. Gacor bisa diartikan dengan lancar orderan ataupun konsisten dalam mendapatkan orderan tanpa harus menunggu lama.

Dalam kondisi gacor, bisa saja mitra driver mencapai target penghasilan harian dalam waktu setengah hari. Berbanding terbalik dengan akun mitra yang dalam mode gagu.

Istilah “Gagu” dalam KBBi berarti tidak dapat bicara atau bisu. Nah kalau dalam dunia ojek online, istilah gagu bisa diartikan dengan bisunya aplikasi ojek online karena tidak mendapatkan orderan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Akun mitra yang dalam mode gagu bisa jadi hanya mendapatkan 3 sampai 4 orderan saja seharian. Namun pandangan tentang gagu sendiri bisa diartikan berbeda oleh sebagian mitra.

Ada yang beranggapan bahwa aplikasi drivernya tidak mendapatkan orderan dalam jangka waktu 1 jam, sudah bisa dikatakan dengan gagu.

Baca :  Kesalahan Yang Sering Dialami Oleh Driver Ojek Online Baru

 2. Nitik, Mod Dan Tuyul

Nitik, Mod dan Tuyul merupakan hal yang cukup berkaitan, namun ketiganya merupakan hal yang terlarang untuk dilakukan dalam dunia ojek online. Karena ketiganya merupakan indikasi kecurangan yang dilakukan mitra dalam mendapatkan order.

Nitik yang merupakan kata dasar dari kata “Titik” yang berarti sebuah tanda atau menandai. Dalam dunia ojek online bisa diartikan dengan menandai sebuah lokasi dengan titik-titik tertentu menggunakan aplikasi tambahan yang dikenal dengan sebutan “Fake GPS”.

Tujuannya adalah untuk menempatkan dan menyamarkan lokasi keberadaan mitra ke sebuah lokasi yang biasanya ramai orderan. Dengan begitu mita bisa enak-enakan berada dirumah sementara lokasi di aplikasi berada di tengah kota.

Istilah Mod merupakan kependekan dari modifikasi. Dalam dunia ojek online Mod bisa diartikan dengan aplikasi ojek online yang sudah di modifikasi. Aplikasi Mod ini biasanya digunakan untuk mengelabuhi sistem dalam hal lokasi GPS, fitur verifikasi muka, hingga pengaturan lainnya yang dilarang.

Tuyul dalam KBBI berarti hal makhluk halus yang konon digunakan untuk mencuri uang. Sedangkan istilah dalam ojek online juga tidak jauh berbeda dengan arti yang sebenarnya.

Tuyul dalam ojek online sebenarnya tidak jauh beda dengan nitik yang mana sama-sama menggunakan apliaksi fake GPS dalam penerapannya. Bedanya hanya dalam cara kerjanya saja.

Jika nitik biasanya digunakan untuk mendapatkan orderan asli dari pelnggan dan dijalankan sesuai prosedur. Sedangkan tuyul merupakan cara berbeda, yang mana mitra tidak harus berkeliling dijalanan. Hanya bermodalkan fake GPS bisa mendapatkan penghasilan yang luar biasa, tanpa harus kepanasan dan berkeringat.

Caranya bagaimana?

Sebaiknya Anda tidak perlulah mempelajari cara kerja tuyul ini. Cari yang pasti-pasti aja yah?

3. Opik Atau Ofik

Hati-hati penipuan mengatasnamakan go-jek
Sumber gambar : go-jek.com

Opik di sini bukan Opik kumis maupun Opik yang menyanyikan lagu religi. Opik atau ofik merupakan kepanjangan dari orderan fiktif yang berarti orderan bohongan.

Orderan fiktif ini biasanya seperti orderan yang pelanggannya tidak bisa dihubungi dan tidak bisa ditemukan saat sudah berada di lokasi.

Ofik bisa dilakukan oleh pelanggan iseng. Sesudah order lalu smartphone dimatikan. Namun ada juga ofik yang menjurus ke arah penipuan. Seperti kasus pelanggan minta dibelikan pulsa maupun meminta untuk membayarkan tagihan online ke minimarket.

Baca :  Perbedaan Mendasar Antara Aplikasi “Tuyul” Dengan Fake GPS

Jadi, hati-hati yah kalau mendapatkan ofik seperti ini.

4. NgeBlast atau Njebles

Blast merupakan bahasa inggris yang artinya ledakan. Ngeblast atau njebles dalam dunia ojek online bisa di artikan dengan orderan keterlaluan. Keterlaluannya dikarenakan mitra mendapatkan orderan yang terlampau jauh jarak menjemput pelanggan ataupun jarak mitra dengan restonya.

Ngeblast juga bisa diartikan orderan yang loncat-loncat. Padahal ada mitra yang jaraknya lebih dekat dengan pelanggan, justru orderannya malah kena mitra yang jaraknya lebih dari 5 Km dari lokasi pelanggan atau resto.

Kalau dihitung-hitung dari jarak serta tenaga yang dibutuhkan, orderan ngeblast itu tidak sebanding dengan ongkos yang diterima mitra.

5. Opang

Seringkali terdengan kabar bahwa ojek online berbentrokan dengan ojek konvensioanal. Alasannya sih karena wilayah mangkal dan sebagianya.

Nah ojek konvensional inilah yang disebut dengan opang. Opang merupakan kepanjangan dari ojek pangkalan. Yang mana cara kerjanya memang baisanya dengan menunggu di pangkalan.

6. Bokongan

Kesalahan Yang Sering Dialami Oleh Driver Ojek Online Baru

Terdengar aneh yah?

Bokongan itu berasal dari bahasa jawa yang artinya pantat. Dalam dunia ojek online, bokongan diartikan sebagai orderan GoRide maupun GrabBike. Yang mana mitra menjalankan orderan dengan menjemput pelanggan dan mengantarnya sesuai tujuan.

Dikatakan dengan bokongan ini dikarenakan mitra harus mengambil orderan yang berupa manusia yang harus naik ke kendaraan mitra. Nah kalau dilihat dari sini, bagian tubuh mana yang berada di kendaraan mitra? Biokong kan?

Bokongan juga sering diucapkan oleh mitra driver yang mendapat prioritas khusus yang sering mendapatkan orderan Ride tiap hari. Biasanya mereka menyebutnya dengan driver bokongan. Aneh-aneh saja yah?

7. Bintang

Bintang disini bukanlah sesuatu yang bersinar di langit. Ataupun seseorang yang berkelip terang di tengah kepopuleran dunia selebritis.

Namun dalam dunia ojek online, bintang merupakan sebuah penilaian dari pelanggan. Bintang memiliki skala penilaian antara 1 sampai 5. Jadi sebutan driver bintang 5 berarti sebutan mitra driver yang sering mendapatkan penilaian bintang 5 dari pelanggan.

Sedangkan bintang 1 merupakan penilaian terendah yang diterima mitra dari feedback pelanggan. Dalam beberapa kasus, bintang 1 bisa menyebabkan mitra mengalami suspen dari pihak aplikator. Bahkan bisa putus mitra kalau pelanggarannya sangat berat.

Nah itu dia kosa kata unik yang ada dalam dunia ojek online. Mungkin di masing-masing kota istilahnya bisa berbeda, namun secara pengertian mungkin saja sama.

Semoga bermanfaat

Share This :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *