Skip to main content
Atasi Akun Gagu di Aplikasi GoPartner Dengan 6 Langkah Berikut

Atasi Akun Gagu di Aplikasi GoPartner Dengan 6 Langkah Berikut

Akun GoPartner Anda gagu?

Akun gagu merupakan sebutan bagi akun mitra driver yang susah sekali mendapatkan orderan tiap hari. Jika wajarnya onbid selama 8 jam kerja bisa mendapat 7 – 10 order, akun gagu bisa jadi hanya dapat 2 – 4 order saja.

Jeda tunggu antara order satu dengan order berikutnya memakan waktu hingga berjam-jam. Hal ini bukan sesuatu yang baru melainkan sudah lama terjadi sejak era aplikasi Gojek driver. Bahkan fenomena di aplikasi baru GoPartner juga masih berlanjut.

Kenapa bisa terjadi akun gagu?

Banyak faktor yang menyebabkan akun mitra menjadi gagu, Anda bisa membaca 7 penyebab akun Gojek gagu. Tidak hanya di aplikasi Gojek versi terdahulu, di GoPartner juga penyebab utamanya hampir tidak jauh berbeda.

Namun untuk mengatasi akun gagu di aplikasi GoPartner akan sedikit berbeda dengan aplikasi Gojek Driver terdahulu. Hal ini dikarenakan adanya perubahan algoritma sistem di aplikasi GoPartner.

Namun Anda wajib cari tahu terlebih dahulu, kenapa akun Anda yang tadinya normal dalam mendapatkan order, kemudian secara drastis berubah menjadi akun gagu. Sehingga ketika Anda mengetahui penyebabnya, Anda bisa memperbaikinya secara berkala.

Berikut ini Gojekblog akan memberikan saran dalam mengatasi akun gagu di aplikasi GoPartner.

1. Hindari Cancel Order Yang Tak Perlu

Tip agar sering dapat order gojek 2019

Faktor utama dari kebayakan penyebab akun GoPartner menjadi gagu adalah seringnya cancel order yang tak perlu. Hal ini pernah dibuktikan oleh tim Gojekblog di lapangan.

Yang tadinya akun driver GoPartner gacor, yang mana dalam onbid selama 14 jam bisa memperoleh 16 – 20 order. Kemudian dalam 2 hari melakukan cancel order sebanyak 4 kali order tiap hari berturut-turut tanpa menyelesaikan order satupun di dua hari itu.

Kemudian dilanjut dengan melakukan vakum onbid selama 1 hari penuh di hari berikutnya. Hasilnya fix akun Gopartner menjadi sangat gagu. Bahkan dalam sehari onbid hanya mendapat satu order saja selang 8 jam.

Hal ini membuktikan bahwa cancel order dan performa harian dibawah 80% sangat berpengaruh pada stabilitas akun driver.

Kesimpulannya untuk memperbaiki akun gagu, usahakan jangan pilih-pilih order yang masuk. Jangan sering cancel order secara di sengaja apalagi hingga membuat performa harian turun di bawah 80%.

2. Onbid Secara Konsisten

Tak pernah cancel order dan performa selalu 100%, namun kok masih gagu?

Jika memang hal itu terjadi pada akun Anda, berarti penyebabnya bukan karena performa akun Anda buruk. Bisa jadi karena konsistensi onbid Anda masih kurang baik.

Misalnya saja dalam satu minggu, Anda hanya onbid selama 5 hari kerja sedngkan untuk dua harinya Anda libur. Hal ini juga akan sedikit berpengaruh pada konsistensi akun driver Anda.

Bukan berarti Anda tidak boleh libur sama sekali, namun untuk mengatasi akun GoPartner yang terlanjur gagu karena lamanya vakum onbid adalah dengan meningkatkan konsistensi onbid tiap harinya.

Tim Gojekblog pernah melakukan uji coba pada akun GoPartner yang tadinya vakum selama sebulan. Butuh setidaknya dua minggu untuk menstabilkan akun menajdi lebih bagus dalam mendapatkan order.

Memang agak sulit pada awalnya, tapi lambat laun performa mendapatkan order akan meningkat seiring berjalannya waktu. Dalam ujicoba tersebut, tim Gojekblog melakukan onbid lebih dari 10 jam perhari selama dua minggu berturut-turut. Hasilnya cukup memuaskan.

Baca :  Sistem Prioritas Dan Gagu Bikin Driver Gojek Part Time Kehilangan Penghasilan

Konsistensi dalam onbid juga bisa diartikan dengan konsistensi awal berangkat dalam onbid tiap harinya.

Misalnya saja jika Anda melakukan onbid di pagi hari, justru tidak emndapatkan order sama sekali. Namun pada siang harinya Anda mendapatkan order beberapa kali. Maka lakukanlah di ahri berikutnya dengan onbid siang hari.

Selain agar tidak kecewa perihal menunggu orderan yang terlalu lama saat pagi hari. Juga Anda bisa meningkatkan performa penyelesaian di malam hari.

Sebaliknya jika Anda lebih banyak mendapatkan orderan di pagi hari dari pada siang hari. Maka lakukanlah onbid di pagi hari, kemudian istirahat pada siang hari dan dilanjut saat malam hari.

3. Tambah Jam Onbid

Memahami Fitur Ringkasan Kinerja Mitra GoPartner

Di aplikasi GoPartner kini terdapat fitur Ringkasan Kinerja mitra yang bisa di lihat di menu profil. Di fitur ini Anda bisa melihat nilai skor kualitas pelayanan dan skor jam online.

Kualitas pelayanan melingkupi performa harian, rating rata-rata hingga keluhan pelanggan. Sedangkan skor jam online merupakan patokan sebarapa lama Anda onbid dalam satu bulan terakhir.

Memang tidak ada bukti bahwa jam online dapat mempengaruhi performa dalam mendapatkan orderan. Namun beberapa driver yang Gacor biasanya memiliki jam online yang tinggi.

Untuk mendapatkan jam online yang tinggi, yang harus dilakukan adalah dengan menambah jam onbid tiap harinya. Namun tentu hal ini akan meningkatkan faktor kelelahan driver.

Sebenarnya tim Gojekblog kurang setuju dengan adanya jam online seperti ini, terlepas berpengaruh atau tidaknya terhadap performa mendapatkan orderan. Namun Anda bisa mengakali jam online ini dengan cara lain tanpa benar-benar onbid.

Team Gojekblog pernah melakukan percobaan dengan membiarkan akun GoPartner aktif selama 24 jam. Tentunya team Gojekblog hanya benar-benar aktif secara fisik saat jam-jam sibuk atau jam formal.

Untuk jam malam dimulai pukul 10 malam, team Gojekblog membiarkan akun Gopartner aktif hingga pagi guna memperbanyak jam online. Sementara aplikasi aktif, team melakukan istirahat dengan tenang.

Bagaimana kalau mendapatkan orderan di tengah malam tersebut?

Team Gojekblog mengakalinya dengan membuat akun GoPartner tidak memiliki saldo Gopay sama sekali, kalau bisa hingga minus. Karena saldo GoPartner yang minus akan sulit sekali mendapatkan orderan yang masuk.

Namun jika masih tetap dapat orderan, Anda bisa mengabaikannya ataupun benar-benar menjalankannya. Cara ini memang tidak direkomendasikan untuk dilakukan.

Sebenarnya agar jam online Anda baik, Anda cukup perlu onbid selama 8 – 10 jam setiap hari.

4. Buat Riwayat Di Lokasi-lokasi Yang Ramai Orderan

Di sistem aplikasi Gojek driver sebelumnya, agar akun yang gagu bisa kembali normal adalah dengan menghindari persaingan akun driver yang gacor. Sehingga main dipinggir-pinggir kota berharap mendapat beberapa orderan untuk memperbaiki nilai penyelesaian.

Di aplikasi GoPartner hampir serupa, namun usahakan carilah riwayat di lokasi-lokasi yang ramai orderan meskipun berada ditengah-tengah driver yang sedang gacor. Karena sistem yang sekarang malah lebih sulit jika berada di pinggir kota yang tidak ramai orderan. 

Baca :  Ketahuilah 7 Faktor Penyebab Akun Gojek Anda Menjadi Gagu 2020

Di sistem GoPartner sekarang, meskipun jaraknya jauh masih bisa dijangkau oleh prioritas driver yang gacor. Jadi jauh lebih baik tetap berada di loaksi ramai dan bertahan hingga akun Gopartner Anda menajdi lebih baik.

Yah setidaknya begitulah tim Gojekblog melakukan terapi akun gagu dengan bertahan hingga 2 minggu untuk menstabilkan akun GoPartner.

5. Berikan Pelayanan Terbaik

Ojek online tidak hanya antar penumpang saja
Image by : malesbanget.com

Fakta bahwa rating dan komentar baik pelanggan dapat mempengaruhi pada tingkat mendapatkan orderan. Begitu juga dengan rating dan komentar buruk pelanggan juga akan berimbas dengan susahnya akun mitra dalam mendapatkan orderan. Hal ini diperjelas dengan adanya fitur Ringkasan kinerja dalam hal kualitas pelayanan.

Dalam percobaan, Team Gojekblog pernah menjadi akun gacor dengan jam onbid selama 14 jam dengan perolehan 16 – 20 order tiap hari. Hal ini terjadi ketika skor ringkasan kinerja dalam penilaian “Sangat baik”.

Detailnya adalah performa penyelesaian 97%, rating bintang 4,98 dengan jam online dengan skor “Sangat baik” untuk kedua jam online.

Agar mendapat rating dan komentar yang baik dari pelanggan, yang perlu Anda lakukan adalah dengan memberikan pelayanan yang terbaik untuk pelanggan.

6. Cari Spot Dengan Konektifitas Jaringan Internet Tinggi

Tips terakhir agar akun Anda tidak gagu adalah dengan menjaga kestabilan jaringan internet Anda. Karena pekerjaan ini berada di online, maka memang seharusnya Anda memperhatikan koneksi jaringan sebagai senjata utama dalam onbid tiap hari.

Anda bisa mengusahakan dengan menggunakan Mifi atau Wifi untuk memperkuat sinyal internet. Selain itu, kuncilah jaringan internet Anda pada jaringan LTE. Anda bisa gunakan cara team Gojekblog dalam mengunci jaringan 4G LTE di smartphone.

Selain itu, hindari berada di dekat gedung-gedung tinggi yang dapat menghalangi jaringan internet Anda. Carilah basecamp yang tidak terhalang oleh tembok, gedung tinggi maupun pohon besar, sehingga sinyal dari pemancar akan langsung memantul lurus ke smartphone Anda.

Sebenarnya Anda bisa kok cek kekuatan sinyal melalui smartphone Anda tanpa aplikasi. Caranya dengan cek setting – tentang ponsel – jaringan seluler. Kekuatan sinyal yang kuat adalah kurang dari -70 dBm dan yang terburuk di atas -100 dBm

Dengan melihat hal tersebut, Anda bisa cari lokasi dengan tingkat jaringan yang tinggi beserta tingkat keramaian order .

Nah begitulah tips dan saran untuk atasi aplikasi GoParner yang sedang gagu.

Tips ini memang tidak bisa jadi patokan untuk menjadikan akun Anda menjadi gacor terus. Karena selama masa percobaan ini, team Gojekblog juga sering mengalami kendala yang sama.

Seperti disaat sedang stabil dan mulai gacor, dalam dua hari ke depannya justru mengalami hal gagu lagi. Namun hal tersebut tidak berlangsung lama selama Anda konsisten dan melakukan perbaikan secara berkala.

Harus diakui bahwa sistem Gojek sekarang sangatlah labil. Tidak ada tips jitu yang bisa menjadikan akun menjadi gacor terus. Karena ada waktunya akun Anda mengalami gagu tanpa sebab yang jelas. Disitulah Anda harus tetap fight dan bersabar.

Salam Satu Aspal

Share This :

2 thoughts to “Atasi Akun Gagu di Aplikasi GoPartner Dengan 6 Langkah Berikut”

    1. Malam admin…artikel ini sangay membantu. Tetapi sayang 1000 sayang. Sistem gojek sekarang ini makin tidak menentu. Artinya artikel diatas tdk berlaku lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *