Skip to main content
Keuntungan Menjadi Driver Ojek Online Yang Tidak Didapat Di Ojek Pangkalan

Keuntungan Menjadi Driver Ojek Online Yang Tidak Didapat Di Ojek Pangkalan

Di zaman yang serba modern saat ini, semua pekerjaan bisa dipermudah dengan adanya jaringan informasi internet. Informasi yang dulunya hanya bisa diketahui melalui koran pagi, kini kita bisa melihat berita dan informasi yang up to date tiap detiknya hanya melalui smartphone.

Cuma modal geser ponsel pintar, sudah mendapatkan informasi yang aktual. Bahkan ada juga yang menjadikan internet sebagai sarana pekerjaannya. Semisal kerja freelance, blogger, vlogger dan lain-lain.

Salah satu yang sedang ramai adalah tentang transportasi online berbasis aplikasi yang sudah mewabah tidak hanya di kota besar saja, namun sudah masuk ke kota-kota kecil di Indonesia. Dengan kecanggihan fiturnya, pelanggan hanya cukup memesan melalui smartphonenya, maka pesanan akan datang sampai rumah.

Ingin berangkat sekolah, tinggal pencet pesan, maka tukang ojeknya akan segera datang. Tak perlu susah payah harus jalan ke pangkalan atau gang depan, cukup nunggu dengan santai di depan rumah. Sangat instan dan praktis

Ternyata, segala keuntungan transportasi online berbasis aplikasi, tak hanya dinikmati oleh penumpang saja. Sebab, dari segi driver Ojek Online sendiri juga mendapat keuntungan yang lebih dari pada yang didapat oleh ojek pangkalan.

Bukan hanya tentang pundi-pundi rupiah saja, ada beberapa keuntungan lain yang bisa dinikmati oleh ojek online yang tidak bisa didapat oleh ojek pangkalan. Seperti berikut ini:

Tak Harus Mangkal di Jalanan

Ojek online tidak harus mangkal di jalanan
Image by : benernews.org

Umumnya sistem ojek pangkalan itu nunggu penumpang ada yang menghampiri dan meminta pelayanan jasa, baru bisa dapat penumpang. Namun terkadang untuk yang berada di paguyupan ojek pangkalan, terdapat aturan yang harus dipatuhi, semisal tentang antrian dan tidak boleh saling mendahului.

Sedangkan yang berada di jalanan, yang penumpangnya tergantung dari penampang yang turun dari angkot, kebanyakan dari tukang ojek pangkalan ini saling berebut penumpang dengan rebutan menawarkan jasanya. Tak jarang juga yang terlihat berpanas-panasan di pinggiran jalan hanya untuk menunggu penumpang.

Baca :  Kenali 6 Ciri Driver Transportasi Online Pengguna Fake GPS

Berbeda dengan driver ojek online, tak harus mangkal, sebab penumpangnya berasal dari media online. Tinggal nunggu santai di rumah atau warung kopi sambil mantengin layar handphone, disaat ada orderan masuk, barulah keluar untuk menyelesaikan order.

Tidak ada rebutan penumpang, karena semua itu diatur oleh sistem. Siapa yang dekat (dengan pemesan), dengan sinyal kuat, maka dia yang akan dapat. Driver tidak akan bisa mendapat orderan masuk lagi selagi masih menjalankan order.

Pelanggannya Tak Hanya Penumpang

Ojek online tidak hanya antar penumpang saja
Image by : malesbanget.com

Bagi ojek pangkalan, umumnya penghasilan yang diperoleh hanya dari mengantar penumpang. Namun tak jarang juga ojek pangkalan yang dibayar untuk ambil barang maupun untuk membelikan sesuatu. Kebanyakan ojek pangkalan yang seperti itu, sudah menjadi langganan kepercayaan penumpang tersebut.

Berbeda dengan driver ojek online yang penghasilannya tak sekedar antar jemput penumpang, namun ada juga yang berupa antar paket (Go-Send) maupun membelikan barang atau makanan (Go-Food).

Tak perlu jadi langganan, karena fitur aplikasinya memang menyediakan orderan berupa antar paket dan membelikan makanan.

Ada Bonus Insentif Bagi Driver Yang Rajin Ambil Orderan

Penghasilan dari ojek pangkalan, murni dari berapa jumlah penumpang yang sudah diantar sampai tujuan. Terkadang juga dari baiknya penumpang yang memberikan uang tip bagi ojek pangkalan atas jasanya.

Sedangkan penghasilan driver ojek online, tidak hanya dari banyaknya orderan yang sudah diselesaikan. Sebab ada bonus khusus bagi driver yang rajin memenuhi kuota poin harian sebagai syarat cairnya bonus insentif harian.

Terdapat skema poin pada aplikasi, yang mana setiap orderan yang masuk dan berhasil diselesaikan, driver tidak hanya dapat ongkos antar saja, melainkan juga poin yang bisa dikumpulkan dalam sehari.

Baca :  Tau kah Anda? Menjadi Driver Ojek Online Itu Pelarian Stress Yang Efektif

Ketika poin yang terkumpul sudah memenuhi syarat, driver akan mendapat kucuran bonus dari pihak penyedia aplikasi. Dan disitulah yang jadi pembeda antara ojek online dan ojek pangkalan.

Dapat Asuransi Dari Pihak Gojek

Terdapat jaminan dan asuransi kecelakaan bagi ojek online
Image by : sukita.info

Tidak hanya soal bonus harian yang bisa didapatkan, pengemudi ojek online juga mendapatkan jaminan dari pihak penyedia berupa asuransi jiwa dan kecelakaan. Tidak hanya bagi pengemudi saja, penumpang juga akan mendapatkan jaminan selama order dilakukan via aplikasi.

Belum lagi dari santunan dan bantuan dari paguyupan komunitas ojek online di daerah tersebut. Sedangkan ojek pangkalan, selama ojek tersebut ikut paguyupan ojek pangkalan, dia akan dapat santunan dari rekan-rekan satu paguyupan, namun jika tidak terdaftar pada paguyupan, tentu ojek tersebut tidak akan dapat apa-apa.

Dari melihat beberapa keuntungan tersebut, pertanyaannya adalah kalau bisa online, kenapa harus mangkal? Kenapa tidak dengan kedua-duanya?

Sebagian banyak ojek pangkalan, juga sudah banyak yang beralih menjadi ojek online. Dengan adanya aplikasi, tidak ada saling rebut penumpang atau ribut masalah mengambil penumpang di wilayah pangkalan lain.

Salam Satu Aspal

Share This :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *