Skip to main content
Tau kah Anda? Menjadi Driver Ojek Online Itu Pelarian Stress Yang Efektif

Tau kah Anda? Menjadi Driver Ojek Online Itu Pelarian Stress Yang Efektif

Stress dan suntuk bisa menyerang siapa saja, baik itu orang kaya maupun orang yang tak punya. Terlebih bagi Anda yang bekerja di sebuah perusahaan. Tekanan dari atasan, kerjaan yang sedikit berantakan, deadline yang kadang mencekik membuat Anda semakin banyak pikiran.

Stress berlebih tidak baik bagi kesehatan, entah itu kesehatan badan maupun kesehatan mental. Orang yang sedang mengalami stress akan lebih cepat marah, dan hal tersebut sering berimbas pada orang terdekat Anda, misalnya keluarga Anda yang jadi pelampiasan kemarahan tak beralasan.

Namun tidak dengan Hanafi (32th) yang merupakan seorang karyawan sekaligus seorang driver ojek online disalah satu kota di Jawa Timur.

Dia mengaku bahwa setelah mendaftar menjadi driver ojek online, sedikit banyak tekanan dan stress saat bekerja di perusahaan jadi sedikit hilang.

Beliau sempat mengutarakan alasannya mengapa stress bisa berkurang saat menjadi driver ojek online, berikut ini alasannya :

Berkumpul Dengan Satu Komunitas Itu Bisa Meredakan Stress Secara Bertahap

Tau kah Anda? Menjadi Driver Ojek Online Itu Pelarian Stress Yang Efektif

Salah satu yang membuat stress berkurang adalah dengan berkumpul dengan sesama driver. Kita bisa saling bercerita, bercanda dan melupakan masalah pribadi untuk sementara waktu“ Tegas Hanafi.

Memang berkumpul dengan sahabat adalah cara termudah untuk melepaskan penat di pikiran. Sebagai driver ojek online, tentu akan punya banyak teman sesama driver, terlebih dalam satu wilayah terdapat satu komunitas atau paguyupan yang mewadahi driver di wilayah tersebut.

Hal baiknya lagi, berkumpulnya para driver di sebuah basecamp atau tempat ngopi juga tidak asal ngumpul. Mereka memang terlihat santai, namun pada kenyataannya mereka menunggu orderan yang masuk. “Berkumpul dan menghasilkan” tentu akan lebih berfaedah lagi dari pada hanya sekedar melepaskan penat dipikiran, bukan?

Baca :  Biar Tidak Rugi, Driver Harus Waspada Pada Penipuan Mengatasnamakan Go-Jek

Dengan Ngebid di Jalan, Sejenak Akan Melepaskan Beban di Pikiran

Ngebid di jalan jauh lebih menyenangkan dari pada kepikiran kerjaan yang belum beres di perusahaan”  Sahut Hanafi meneruskan alasannya.

Beliau beranggapan kalau di rumah saja saat selesai bekerja, ada rasa menganjal dalam pikirannya, terlebih jika kerjaan di perusahaan belum beres.

Dari pada kepikiran terus, mending cari angin untuk menyegarkan pikiran” lanjutnya. Kan lebih menyenangkan lagi jika cari angin di jalan sambil mengais beberapa recehan untuk beli makanan untuk keluarga saat pulang.

Beliau juga mengungkapkan bahwa disaat menjalankan orderan, pikirannya serasa lepas dari masalah yang beliau hadapi. Selain karena fokus pada pelayanan terhadap costumer, terkadang saat ada orderan Go-Food, beliau bisa mengoda dan bercanda dengan pemilik kedai. Ada rasa lega dan pikiran terasa bebas saat menjalankan tugas sebagai driver.

Kadang Anda Akan Mendapat Costumer Yang Baik Untuk Diajak Curhat

Tau kah Anda? Menjadi Driver Ojek Online Itu Pelarian Stress Yang Efektif

Pernah saat antar costumer yang enak banget di ajak ngobrol, sehingga sepanjang jalan saya jadi curhat ke dia”.

Peraturan ojek online melarang drivernya mengajak ngobrol clientnya di luar topik kerjaan. Namun terkadang costumer juga akan bosan kalau driver hanya diam saja tanpa kata-kata selama perjalanan, terlebih untuk long trip.

Tak semua customer mau di ajak ngobrol sama driver, namun terkadang ada juga yang merasa nyaman kalau dalam perjalanan tersebut ada obrolan yang menyenangkan.

Hal ini bisa dimanfaatkan bagi driver untuk melepaskan penat dipikirannya, yakni dengan curhat colongan.

Pak Hanafi mengungkapkan pernah curhat masalah pekerjaannya sebagai karyawan di sebuah perusahaan. Saat itu penumpangnya adalah seorang yang dapat panggilan kerja di sebuah perusahaan. Beliau bercerita banyak tentang pengalamannya pertama kali melakukan interview kerja.

Baca :  Biar Lebih Murah? Cari Tahu Paket Internet Khusus Buat Driver Gojek

Obrolan santai di jalan seperti itu terkadang membuat pikiran yang tadinya suntuk menjadi sedikit berkurang.  Dan hanya disaat menjadi driver, kejadian seperti “Curhat nyaman dengan orang yang tak dikenal sebelumnya” bisa terjadi

Bahkan Terkadang Costumer Tersebut Yang Curhat Kepada Anda

Yang paling sering bukan saya yang curhat, melainkan saya lebih sering dapat penumpang yang ngajak curhat” beliau melanjutkan ceritanya sambil tertawa. Kebanyakan costumer wanita yang sering melakukan hal tersebut, dan kebanyakan dari mereka berstatus janda.

Curhatannya bermacam-macam, ada yang cerita tentang kabur dari suaminya, ada juga yang cerita tentang pekerjaannya. Namun yang paling sering mereka tanya kepo tentang kehidupan drivernya. Dari tanya berangkat jam berapa? Mangkal dimana? Sehari dapat berapa penumpang? dan sebagainya.

Pertanyaan yang dilontarkan oleh customer selama perjalanan menjadi sebuah hiburan tersendiri sebagai driver ojek online. Selepas itu penting atau tidak pertanyaan yang dilontarkan, menjawabnya adalah bentuk pelayanan sebagai driver ojek online yang baik dan ramah.

Terlebih Jika Hari Itu Anda Mendapat Bonus Yang Lumayan

Menjadi driver ojek online merupakan pekerjaan sampingan bagi pak Hanafi. Hanya hari minggu saja beliau menjadi full time driver, itupun kalau tidak ada acara keluarga. Terkadang beliau juga ngebid di hari produktif seusai pulang kerja.

Ngebid tidak hanya semacam hiburan baginya, karena selama menjadi driver, beliau belajar tentang banyak hal. Dari sabarnya menunggu orderan, bagaimana bersikap ramah dengan pelanggan dan senangnya berkumpul dengan berbagai karakter manusia di sebuah komunitas.

Dan paling menyenangkan ketika dalam sehari mendapatkan banyak orderan dan bonus. Hasilnya cukup memuaskan, selain untuk uang jajan, uangnya bisa jadi tabungan untuk masa depan.

Bagaimana? Berminat jadi driver ojek online?

Share This :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *