Skip to main content
perlukah ngepel jalanan biar gacor

Perlukah “Ngepel Jalanan” Biar Akun Driver Go-Jek Menjadi Gacor

Beberapa driver ojek online terutama bagi driver Go-Jek baru, berpendapat bahwa seringnya ‘Ngepel Jalanan’ akan menjadikan akun driver menjadi gacor. Dengan meningkatkan history perjalanan dalam suatu lokasi, bisa berdampak pada seringnya mendapat orderan di lokasi tersebut.

Namun apakah benar begitu?

Logikanya memang cukup masuk akal, karena dengan pergerakan yang mobile (berpindah-pindah), potensi mendapatkan orderan juga akan lebih besar dari pada driver yang hanya diam di satu tempat saja.

Namun faktanya, banyak kelemahan menggunakan strategi on-bid seperti ini. Yang jelas faktor kerugian dari terkurasnya tenaga, bahan bakar, dan juga berkurangnya ketebalan ban motor juga akan dialami oleh driver yang melakukan “Ngepel” saat sedang on-bid.

Sebenarnya, tanpa harus muter-muter di jalanan, Anda akan tetap dapat orderan kok. Beberapa driver sudah membuktikan bahwa tanpa harus “ngepel” mereka mendapat banyak orderan meskipun berada dalam satu tempat saja.

Seperti salah satu driver asal Jawa Timur, Khusni. Beliau selalu on-bid sejak pagi hingga sore hanya berdiam diri di sebuah basecamp (warung kopi). Strategi beliau hanya menunggu orderan sambil menikmati kopi dan alunan musik di sebuah warung kopi tersebut.

Beliau hanya akan bergerak saat menjalankan orderan, setelah menyelesaikan orderan pun beliau bergegas kembali ke warung kopi itu lagi. Terkadang, beliau juga sering mendapatkan orderan lagi sebelum sampai di warung kopi.

“Kenapa kita yang harus nyari orderan sambil muter-muter di jalanan, bukannya pelanggan yang mencari jasa kita melalui aplikasi? Bukannya karena hal tersebut kita menyebut diri kita sebagai ojek online?” Tegas beliau saat wawancara dengan tim Gojekblog.

Menurut beliau, keunggulan yang dimiliki oleh seorang ojek online adalah semua pekerjaan dimulai melalui aplikasi. Tanpa harus berkeliling di jalan, pelanggan datang dengan sendirinya kok. Karena sistem di ojek online itu tidak perlu menawarkan jasa semacam transportasi konvensional.

Baca :  Rekomendasi 5 Menu Go-Food Favorit di Palembang

Berbeda lagi bagi driver asal Malang , Sulaiman. Beliau notabennya adalah mantan seorang ojek pangkalan. Bagi beliau, selain menjadi driver Go-Jek, dia sesekali juga masih menjadi driver ojek pangkalan.

Mobile atau sebut saja ngepel jalanan merupakan insting beliau dalam on-bid tiap harinya. Meskipun tidak mendapat order dari aplikasi, dia masih bisa menawarkan jasanya ke pelanggan yang tidak menggunakan aplikasi. “Sekali dayung, tiga pulau terlampaui” begitu semboyan dari Bang Sulaiman.

Terlepas dari perlu atau tidaknya ngepel jalanan agar akun menjadi gacor. Setiap driver memiliki strategi sendiri-sendiri dalam on-bid tiap harinya. Ada yang menganggap ngepel adalah salah satu yang bisa membuat akun gacor, ada pula yang tidak berpikir demikian.

Kalau menurut Gojekblog, gacornya akun driver bukan hanya disebabkan oleh mobile nya seorang driver. Melainkan bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain :

Faktor Riwayat Penyelesaian Order Yang Baik

Ngetime di basecamp gojek
Image by : detik.com

Ngepel saat on-bid, bukan berarti akan menjadi penentu driver sering mendapat orderan. Namun menurut Gojekblog, bisa juga dikarenakan oleh riwayat penyelesaian order yang baik.

Karena tidak jarang juga driver baru sulit sekali mendapatkan orderan tiap harinya padahal sudah berkali-kali berkeliling atau ngepel jalanan. Hal ini dikarenakan driver baru masih belum memiliki riwayat penyelesaian order yang baik.

Sedangkan bagi driver yang memiliki riwayat penyelesaian order yang baik, ngepel jalanan atau tidak? Akunnya akan tetap sering mendapatkan orderan.

Membangun riwayat order yang baik, itu bisa dilakukan dengan cara tidak sering membatalkan order yang masuk, tidak sering loss order, dan sering mendapat rating dan good komen dari pelanggan.

Lokasi Yang Strategis

Kalau sudah berada di lokasi strategis, kenapa harus keliling di jalanan agar dapat orderan?

Baca :  Beberapa Pelanggaran Driver Go-Jek Mulai Dari Suspen Hingga Berujung Putus Mitra

Salah satu cara termudah mendapat banyak orderan adalah dengan berada di lokasi yang ramai orderan. Dengan nge-time di lokasi yang ramai orderan, Anda tak perlu lagi keliling jemput bola, sebab orderan yang akan mencari Anda.

Seperti yang dilakukan oleh pak Khusni yang selalu nge-time di sebuah warung kopi. Letak warung kopinya memang cukup strategis. Selain berada di tengah kota dan sinyal internet yang kuat, lokasinya juga dekat dengan beberapa resto Go-Food serta sebuah perumahan yang warganya sering sekali order Go-Jek untuk transportasi tiap harinya.

Jadi, meskipun beliau hanya berdiam diri di sebuah warung kopi, namun beliau sering tupo (tutup poin) lebih awal dari driver lain di daerahnya.

Pemilihan Waktu Yang Tepat

Beberapa driver yang berpengalaman akan sering mendapat orderan dari pada driver yang baru. Selain karena pengalaman dan riwayat order, driver yang berpengalaman akan memiliki strategi yang tepat dalam on-bid tiap harinya. Salah satunya adalah pemilihan waktu dan lokasi nge-time.

Driver berpengalaman berpindah-pindah tempat nge-time bukan karena “ngepel jalanan” untuk membuat riwayat history perjalanan. Melainkan untuk menjemput bola dengan alokasi tempat dan waktu yang tepat.

Driver berpengalaman mengerti bahwa di waktu pagi hari, dia akan menjemput orderan Go-Ride pelanggan yang ingin berangkat kerja. Dia akan berpindah ke tempat yang ramai orderan Go-Ride. Disaat siang hari, beliau akan berpindah ke basecamp yang ramai order Go-Food. Begitupun dengan Sore dan malam harinya.

Pemilihan waktu dan tempat nge-time yang tepat merupakan tips biar dapat orderan banyak. Tanpa harus berkeliling di jalanan yang jelas-jelas akan menghabiskan bahan bakar, tenaga serta belum tentu mendapat orderan juga.

So, kalau menurut Anda, pentingkah “Ngepel” saat on-bid biar akun driver Go-Jek Anda menjadi gacor?

Salam Satu Aspal

Share This :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *